Hai, Perkenalkan namaku Arini Yuni Lastuti. Aku lahir di Wonogiri, 21 November 1996. Kini aku berusia 22 tahun. Aku sedang menempuh studi D4 kebidanan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Dan kini sedang berjuang menyelesaikan skripsiku. Mohon doanya ya. Supaya apa yang aku tulis bisa bermanfaat. Sudah lama aku tertarik ingin menulis namun tekad itu belum terealisasikan hingga saat ini. Mudah-mudahan tulisanku bisa memberikan wawasan dan inspirasi bagi kalian meskipun masih banyak kekuranganku. Aku sedang mencoba dan belajar menulis pengalaman hidup, perjalan-perjalanan yang ku lalui, dan ilmu yang ku pelajari. Selain untukku kenang di hari kelak, ku juga berharap bisa menjadi manusia bermanfaat melalui apa yang kutulis disini. Mohon dimaafkan atas segala kekurangan. Ambil positifnya ya dan buang negatifnya. Boleh banget kalau mau memberi komentar dan masukan supaya aku bisa belajar lebih baik. Contact Ig : @ariniyuni Email : aryunarini21@gmai...
Peduli berarti berkorban, peduli berarti syarat dengan konsekuensi. Pelajaran hidup yang akan semakin bertambah beriring dengan proses yang dilalui. Meski apa yang kita lakukan terasa salah inilah seni hidup, diri kita memang kita. Belajar untuk menerima konsekuensi. Berkenalan dengan berbagai karakter orang, maka harus saling memahami karena itu adalah konsekuensinya. Berani berungkap berarti harus berani menerima respon dari siapapun. Berani ped uli sesungguhnya beriringan dengan keputusan tentang kerelaan. Kala hujan kita berada dijalan, mungkin konsekuensinya adalah basah. Karena hujan akan memberi pengalaman hidup bahwa apa yang tertuang dari langit akan ada dampaknya. Apa yang tertuang pada hidup kita itu adalah hikmah dari Sang Pembuat Skenario. Mungkin hikmah bukan soal mengumpulkan informasi dan menarik premis yang pasti. Melainkan tahu bahwa kita tidak tahu apa-apa. Ya, aroma hujan rasa kenangan.Beriring dengan proses dan konsekuensi. (Rin)
Comments
Post a Comment